SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Sabtu, 04 Mei 2024

Polisi Sampaikan Korban Pembunuhan Pembantu Berlumuran Darah Di Citepus Kabupaten Sukabumi Di Duga Penyuka Sesama Jenis

 

Polisi Sampaikan Korban Pembunuhan Pembantu Berlumuran Darah Di Citepus Kabupaten Sukabumi Di Duga Penyuka Sesama Jenis | Foto: Asep Gunawan


SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Pria yang menjadi korban penganiayaan hingga terjadi pembunuhan di sebuah perumahan di Desa Citepus, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (04/05/2024) diduga penyuka sesama jenis.


Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri mengatakan kejadian penganiayaan terjadi di rumah pribadi milik majikannya, sekira pukul 03.30 WIB.


Menurut Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, Korban yang bernama Ajo Sutarjo alias Ceuceu (55 tahun) warga Kampung Ciherang, Kecamatan Cikotok, Kabupaten Lebak, Banten, bekerja sebagai asisten rumah tangga.


Dari hasil olah TKP, kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, pihaknya korban diduga merupakan penyuka sesama jenis, lantaran ketika ditemukan korban dalam kondisi tidak mengenakan pakaian.


"Ada analisa satu kelainan atau korban ini penyuka sesama jenis. Saya melihat dari kehidupan korban selama ini yang seorang laki-laki tapi dipanggil emak-emak," ujarnya Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri kepada SMARTnewsroom.com.


Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri menuturkan pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku, setelah memeriksa sejumlah orang saksi dan menemukan beberapa barang bukti.


"Saksi ada 5 orang saksi, kita menemukan ada dua belah pisau yang digunakan pelaku. Alhamdulillah kami bisa mengantongi identitas daripada pelaku yang diidentifikasi, sekarang tengah dilakukan pengejaran," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri.


Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri mengatakan, saat ini korban masih berada di RSUD Pelabuhanratu untuk dilakukan autopsi.


"Ada luka tusukan di sekitar leher, akan kami lakukan autopsi untuk pendalaman," tutup Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri. (Asep Gunawan).


Editor: Raden Muhammad Fikri Fauzi

Sat Reskrim Polres Sukabumi Kejar Pelaku Dugaan Penganiayaan Atau Pembunuhan Di Sebuah Perumahan

 

Sat Reskrim Polres Sukabumi Kejar Pelaku Dugaan Penganiayaan Atau Pembunuhan Di Sebuah Perumahan | Foto: Asep Gunawan


SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Ceceu alias Ajo Sutarjo ditemukan tewas bersimbah darah di ruang tamu rumah majikannya, Perum Frinanda, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (04/05/2024) sekitar pukul 04.15 WIB.

 

Polisi yang menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penganiayaan atau pembunuhan langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara.

 

Menurut Keterangan Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri mengatakan, ia bersama Tim Inafis langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang-barang yang bisa dijadikan sebagai alat bukti.

 

"Untuk saat ini kita sedang mengolah tempat kejadian perkara, dan kita sudah mengantongi identitas pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri.

 

" Terduga pelaku sedang kita kejar, mohon doanya," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri

 

Dari keterangan tetangga, tetangga mengaku sempat mendengar korban berteriak-teriak , sekitar pukul 03.40 WIB. Warga bahkan sempat menggedor pagar depan rumah. Saat itu, muncul sesosok pria muda keluar dari rumah.

 

"Teriak kenceng banget, pas itu teh ateu keluar sama wa Dea, teriak teriak itu, saya pas keluar tambah kenceng, kita gak berani keluar rumah, (halaman) disini aja teras, ceuceu ada apa, udah sepi nah gak kedengeran teriak teriak," kata Yati kepada SMARTnewsroom.com di lokasi.

 

Yati menyebut dirinya kemudian langsung menelpon RW setempat untuk mengecek lokasi rumah namun tidak ada jawaban. Setelah itu Yati bersama warga lain memberanikan diri untuk mengecek ke dalam rumah tersebut.

 

"Nelpon ke si bunda, wa ada apa, cepetan buruan kesini si ceuceu jerit jerit, nah pas udah keluar, gak lama kemudian dibuka gorden rumah teh sempat dibuka ada orang," ujar Yati.

 

Warga setibanya di lokasi kemudian menggedor pagar depan rumah. Saat itu, lanjut Yati, warga dan dirinya melihat sesosok pria muda keluar dari samping rumah tersebut.

 

Pria muda misterius itu kemudian disapa warga dan saat ditanya terkait korban, pria tersebut mengatakan bahwa korban sedang tahajud.

 

"Pas keluar si orang cowo itu teh, ya ibu katanya, ditanya a mana ceuceunya ada lagi tahajud bu, katanya, kata si ateu masa tahajud teriak teriak begitu, oh biasa itumah lagi bercanda, katanya gitu, gak lama dia masuk ke ruang tamu, dari situ kita gak ngeh, dia kemana," tutup Yati. (Asep Gunawan).

 

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Keterbatasan Bukan Alasan, Satgas Yonif 310/KK Peduli Pendidikan Di Perbatasan


Keterbatasan Bukan Alasan, Satgas Yonif 310/KK Peduli Pendidikan Di Perbatasan Sumber Foto: (Satgas Yonif 310/KIDANG KANCANA)


SMARTnewsroom.com
,Kabupaten Keerom - Berperan serta turut dalam mencerdasakan generasi penerus bangsa, Pos Tatakra Satgas Yonif 310/KK menjadi Gadik (tenaga pendidik) untuk membantu mengajar siswa-siswi SD Inpres Tatakra yang berada di pedalaman Papua di Distrik Web, Kabupaten Keerom, Sabtu (04/05/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, kehadiran anggota Satgas Yonif 310/KK untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah perbatasan Indonesia, khususnya Papua.

"Kami berharap dengan kehadiran personel Satgas di sekolah-sekolah, dapat meningkatkan motivasi dan semangat siswa dalam mengikuti pelajaran, serta dapat berperan untuk memajukan pendidikan di daerah perbatasan sama seperti pendidikan yang ada diperkotaan'" terang Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Masih di katakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, sebelum berangkat ke bumi Cendrawasih, para prajuritnya telah dibekali pengetahuan sebagai tenaga pendidik, sehingga secara keilmuan dan mental.

"Mereka memang disiapkan untuk itu. Oleh karenanya, bekal dan tata cara mengajar yang baik dan mudah dipahami oleh murid yang mereka dapatkan, menjadi modal untuk dapat diaplikasikan di daerah penugasan ini," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Menurut Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, kekurangan tenaga pendidik di daerah perbatasan juga menjadi salah satu alasan prajurit Satgas Pamtas Yonif 310/KK untuk membantu mengajar di sekolah.

"Ini semata-mata untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di daerah perbatasan," ucap Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Tatakra Letda Inf Simanullang beserta anggotanya ini tidak hanya mengajarkan materi pelajaran umum saja.

Akan tetapi personil Satgas pun mengajarkan kedisipilinan serta rasa cinta tanah air guna membentuk jati diri penerus bangsa yang memiliki rasa nasionalisme dan semangat untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi.

"Tidak hanya itu, kita pun memberikan bantuan buku dan alat tulis kepada para siswa untuk memotivasi mereka agar lebih semangat dalam belajar," tambah Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Disisi lain, Petrus (35) salah satu guru di sekolah tersebut mengatakan bahwa pihaknya sangat terbantu dengan adanya personil Satgas Yonif 310/KK yang membantu mengajar di sekolahnya.

"Anak-anak senang dan semangat mereka semua termotivasi dan kami sebagai guru pun sangat terbantu. Kehadiran personil Satgas di sekolah kami memberikan suasana baru bagi para murid disini," tutup Petrus. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Jumat, 03 Mei 2024

Disperkim Kab. Sukabumi Segera Bangun Tugu Titik Nol Kilometer Kabupaten Sukabumi, Lokasi Mulai Dirapihkan

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Lokasi pembangunan Tugu Nol Kilometer Kabupaten Sukabumi di Alun Alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai dilakukan pihak ketiga. Saat ini, pengerjaan memasuki pembongkaran untuk lokasi yang akan dibangun.

Sebelumnya, area tersebut merupakan lokasi dari video tron milik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, yang kini telah dibongkar.

Sekretaris Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan sebagai bagian dari penataan Alun-Alun Palabuhanratu, dalam rangka pembangunan titik nol Palabuhanratu. Proses ini dilaksanakan oleh penyedia jasa atau pihak ketiga bekerja sama dengan Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi dan Diskominfosan Kabupaten Sukabumi.

"Itu dilakukan pembongkaran dalam rangka tadi, penataan alun alun Palabuhanratu. Di sana nanti akan dibangun Tugu Nol Kilometer, seperti yang telah dicanangkan sebelumnya oleh pak bupati pak Marwan Hamami," ujar Sekretaris Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi.

Menurut Sekretaris Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, kegiatan penataan Alun-Alun Palabuhanratu dengan pembangunan Tugu Nol Kilometer juga sebagai persiapan untuk mendukung kegiatan City Summit Kabupaten, Kota Sehat se-Indonesia tahun 2024 yang akan diadakan di Palabuhanratu pada bulan Juni mendatang.

Sekretaris Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi berharap agar semua fasilitas umum yang merupakan penunjang dari taman ruang terbuka hijau ataupun Alun-alun Palabuhanratu dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar fasilitas umum tersebut tetap awet dan tidak cepat rusak.

"Fasilitas umum harus dijaga dengan baik dan merupakan tanggungjawab semua pihak, baik dalam hal kebersihan, estetika dan kenyamanannya agar semua fasilitas umum tersebut dapat dinikmati oleh khalayak ramai," ujar Sekretaris Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi.

Pantauan SMARTnewsroom.com, pengerjaan proyek Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) itu dilakukan CV. Dian Karya Cipta selalu pihak ketiga. Adapun nilai pekerjaan mencapai 571.996.888,45 rupiah dengan waktu 90 hari kalender. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Pimpin Rapat Persiapan Penilaian Pelayanan Publik

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Pimpin Rapat Persiapan Penilaian Pelayanan Publik (Sumber Foto: Pemkab Sukabumi)

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman memimpin Rapat Pembahasan Persiapan Penilaian Pelayanan Publik Oleh Ombudsman RI, Jumat (03/05/2024) di Pendopo Sukabumi.

Dalam rapat dibahas mengenai standar pelayanan-pelayanan yang akan menjadi penilaian mulai dari Input, Proses, Output dan Pengaduan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman dalam arahanya menyatakan bahwa Rapat Koordinasi antar Perangkat Daerah harus dilakukan secara intensif dengan harapan pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi meningkat

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, Setiap Perangkat Daerah dapat memantau progress kemajuan pelayanan yang nanti disampaikan

"Persiapkan sejak dini apa yang menjadi perhatian dalam penilaian dan selalu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan steakholder terkait dalam penilaian Pelayanan Publik 2024 ini," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman.

Diketahui perangkat daerah yang akan dinilai terdiri dari 5 Perangkat daerah Yaitu DPMPTSP, DINSOS, DINKES, DISDIK serta DISDUKCAPIL.

Akhirnya Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman berharap semua dapat mempersiapkan pengetahuan tentang standar pelayanan, tugas dari kewenangan, lembaga, bentuk maladministrasi, layanan, serta sarana prasarana agar dioptimalkan 

"Bagi Perangkat Daerah yang di dinilai maupun pendukung diminta juga proaktif mengikuti kegiatan ini, sehingga penilaian di tahun ini, lebih baik di tahun sebelumnya," tutup Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman. (Muhammad Fikri Fauzi).

Editor: Asep Gunawan

Keseruan Satgas Yonif 310/KK Bersama Anak Papua Terapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat

SMARTnewsroom.com,Kabupaten Keerom - Peduli akan tumbuh kembang anak-anak diperbatasan RI-PNG untuk tetap menjaga kesehatannya, Pos Yabanda Satgas Yonif 310/KK ajak dan ajarkan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak di Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Jum'at (03/05/2024).


Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan, kebersihan merupakan hal yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh supaya terhindar dari segala macam penyakit yang rentan timbul setelah melaksanakan aktivitas sehari-hari.


Ini salah satu upaya untuk menjaga kesehatan tubuh anak-anak. Karena mereka merupakan aset masa depan bangsa.


"Hari ini kita mengundang anak-anak kampung untuk datang ke Pos. Mereka kita ajarkan pentingnya menjaga kebersihan diri seperti cara mencuci tangan, menjaga kebersihan kuku dan mencukur rambut," ungkap Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


Menurut Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, anak di usia dini memiliki kemampuan belajar yang sangat cepat, di usia tersebut merupakan fase yang sangat penting untuk membentuk karakter yang baik bagi anak-anak.


"Dari situlah personil Satgas Yonif 310/KK mengedukasi dan menanamkan karakter pola hidup bersih sehat pada anak-anak perbatasan," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


“Membentuk pola hidup sehat lebih mudah dari pada mengubah perilaku hidup sehat, ” tambah Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dipimpin Danki (Komandan Kompi), Lettu Inf Subhanudin dan diawaki langsung oleh Dokter Satgas, Lettu Ckm dr. Rizky A.P. Marpaung, lebih kurang 80 anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.


Menariknya, program edukasi ini dibuat seolah-olah sedang bermain. Diawal, anak-anak dikumpulkan menjadi satu setelah itu mereka dibagi menjadi tiga tim. Masing-masing tim menuju ke pos-pos yg sudah ditentukan, diantara pos cuci tangan, pos potong kuku dan pos cukur rambut.


Tiap tim harus menuju semua pos yang sudah disediakan secara bergantian. Bagi tim yang selesai memasuki semua pos, maka mereka akan lebih dulu mendapat hadiah dari personil Satgas.


"Anak-anak sangat antusias, tampak raut kegembiraan di wajah mereka. Personil Satgas pun tak segan membantu anak-anak untuk memotong kuku dan mencukur rambut mereka," tambah Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


Sementara itu, Martin Wafner (56) selaku Kepala Kampung Yabanda mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK atas kepedulian terhadap anak-anak dikampungnya untuk tetap mejaga kebersihan diri.


"Saya sangat senang melihat anak-anak kampung terlihat begitu gembira. Bapak TNI sudah baik hati ajarkan anak-anak disini untuk lebih sehat dengan mengajarkan kebersihan. Saya sangat bangga dan terhormat karena anak-anak mendapat saudara baru disini," tutup Martin Wafner. (Muhammad Fikri Fauzi).


Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Kamis, 02 Mei 2024

Tawuran Antar Pelajar, Empat Orang Anak Berhadapan Dengan Hukum

Ilustrasi Bentrok Antar Pelajar.


SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Lagi-lagi kasus kekerasan melibatkan pelajar di Sukabumi terjadi. Kali ini pelaku dan korban berstatus sebagai pelajar dari dua sekolah setingkat SMP. Media sosial kembali menjadi alat pelaku menebar tantangan.


Peristiwa itu diketahui terjadi pada Minggu (21/04/2024) silam, berawal dari unggahan media sosial instagram oleh pelaku yang berusia 14 tahun. Unggahan itu berisi tantangan duel ala-ala gladiator. Saat itu, tantangan itu disambut pelajar dari sekolah lain.


"Unggahan di Instagram itu dikomentari salah seorang pelaku, ia sepakat mengajak duel atau tandig. Akhirnya dua kelompok yang maisng-masing berjumlah tiga orang menentukan lokasi dan waktu yang disepakati. Asrama haji Cikembar menjadi lokasi mereka," ujar Wakapolres Sukabumi Kompol Rizka Fadhila, Kamis (02/05/2024).


Setelah lokasi disepakati, mereka kemudian menentukan waktu pukul 22.00 WIB. Mereka bertemu dan berhadapan, pertama satu lawan satu, menyusul kemudian duel dua lawan dua. Saat duel terakhir itu, jatuh korban dari salah satu kelompok dan menderita luka bacokan. Temannya melarikan diri.


"Saat duel dua lawan dua, salah seorang dari salah satu kelompok kawannya melarikan diri sehingga duel menjadi tidak seimbang dua lawan satu, korban menjadi bulan-bulanan pelaku, dan terluka bacokan di kepala, punggung tangan dan kaki," ujar Wakapolres Sukabumi Kompol Rizka Fadhila.


Wakapolres Sukabumi Kompol Rizka Fadhila menegaskan, hasil pemeriksaan diketahui mereka yang terlibat berstatus anak di bawah umur dan masih bersekolah, dari informasi diterima, pelaku berusia 14, 15 dan 16 tahun.


"Akibat perbuatan pelaku ini kita menggunakan penyangkaan UU perlindungan anak pasal 80 ayat 2 UU No 35 tahun 2024, ancaman pidana 5 tahun," jelas Wakapolres Sukabumi Kompol Rizka Fadhila.


Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah senjata tajam berupa cocor bebek dan pedang.


"BB diamankan berupa 1 senjata tajam cocor bebek dan satu jenis pedang. Untuk tersangka kasus ini, menetapkan 4 orang tersangka. Tiga berstatus eksekutor dan satu sebagai penyedia alat saat duel tersebut," tutup Wakapolres Sukabumi Kompol Rizka Fadhila. (Muhammad Fikri Fauzi).


Editor: Asep Gunawan

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables