![]() |
| Kobaran Api Gunung Jayanti Terlihat dari Jalan Raya, Damkar Sukabumi Siaga Hingga Malam Hari. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi). |
SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Kobaran api masih membara di kawasan perbukitan Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (10/10/2026) malam. Api yang membentang di lereng bukit menciptakan pemandangan mencolok dengan cahaya merah yang terlihat dari kejauhan, bahkan hingga kawasan Jembatan Palabuhanratu.
Hingga sekitar pukul 21.30 WIB, titik-titik api masih terlihat menyala di kawasan perbukitan. Situasi ini membuat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi terus bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan api merambat ke area lain.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, menyebut kondisi kebakaran berdasarkan pemantauan petugas masih dalam keadaan aman dan terkendali. Namun, potensi angin yang dapat mempercepat penyebaran api tetap menjadi perhatian.
“Untuk pemantauan malam hari ini memang masih dinilai aman terkendali terkait dengan sebaran api yang terjadi di titik lokasi kebakaran Gunung Jayanti ini. Diharapkan tidak terbantu oleh angin untuk penyebarannya. Mudah-mudahan angin cukup bersahabat dengan kita,” kata Erwin saat ditemui di lokasi.
Api Sempat Mendekati Gedung BMKG
Erwin mengungkapkan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Begitu menerima informasi, petugas langsung menuju lokasi untuk mengecek kondisi lapangan dan melakukan langkah penanganan.
Situasi sempat menjadi perhatian ketika kobaran api dilaporkan mendekati gedung Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Petugas pun melakukan penyemprotan di area sekitar bangunan untuk mengantisipasi ancaman rambatan api.
“Malahan kami juga sempat melakukan penyemprotan area dekat gedung BMKG ini karena api sudah mau mendekati gedung BMKG,” ujarnya.
Dugaan Sementara Akibat Pembakaran
Terkait penyebab kebakaran, pihak pemadam kebakaran masih melakukan identifikasi awal. Erwin menyampaikan, dugaan sementara mengarah pada aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kalau secara identifikasi memang kami baru prediksi ini dari pembakaran oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.
Meski demikian, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab kebakaran.
Belasan Petugas Tetap Berjaga
Untuk mengantisipasi perkembangan situasi, DPKP Kabupaten Sukabumi mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan penyelamatan atau rescue.
Sebanyak 13 hingga 15 personel disiagakan untuk memantau kondisi di lapangan dan mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran, terutama apabila kondisi angin berubah dan mendorong api ke area lain.
Erwin menegaskan, petugas akan tetap berada di lokasi selama penanganan masih diperlukan.
“Insyaallah kami tetap siaga karena sesuai moto kami, pantang pulang sebelum padam,” tegasnya.
Petugas terus memantau perkembangan kebakaran di Gunung Jayanti. Masyarakat di sekitar kawasan tersebut diharapkan tetap waspada dan tidak mendekati titik kebakaran demi menjaga keselamatan.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah

ليست هناك تعليقات:
إرسال تعليق